Rabu, 17 September 2014

RESEP MASAKAN

Indonesia sangat kaya akan warisan kuliner. Masing-masing daerah memiliki masakan yang berbeda dengan cita rasa yang khas. Yuk, kita ungkap rahasia kelezatan masakan nusantara.
Lidah orang Indonesia sudah terbiasa dengan masakan yang sarat bumbu. Meskipun beragam makanan mancanegara ditawarkan, masakan khas Indonesia tetap lekat di hati. Kebanyakan makanan Indonesia kaya akan bumbu dan rempah sehingga mendoktrin indra perasa kita menjadi peka akan rasa.
Kebanyakan masakan Eropa dan negara-negara Asia menggunakan bumbu yang ringan, seperti bawang bombay, bawang putih, lada, dan, oregano, thyme, atau daun basil sehingga terasa kurang mantap di lidah. Di sisi lain, kita terbiasa menikmati masakan nusantara yang menggunakan beragam bumbu dan rempah, kondisi ini membuat masakan negara lain terasa kurang ”nendang” dan hambar.
Ciri Khas Masakan Daerah
Masing-masing daerah di Indonesia memiliki perbedaan mendasar dengan cita rasa masakannya. Seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta, memiliki cita rasa masakan yang cenderung manis dan gurih. Rasa pedas dan asin adalah ciri khas rasa masakan Jawa Timur dengan aroma petis khas pesisir. Berbeda dengan Jawa Barat yang masakannya lebih banyak mengunakan sayuran segar sebagai lalapan dan ber cita rasa pedas. Begitu pula dengan Sumatera, masakan Sumatera umumnya dominan bercita rasa asin, gurih dan berbumbu tajam.
Dapur kitaPerbedaan bumbu dan rempah masing-masing daerah membuat eksplorasi rasa masakan nusantara tidak ada habisnya. Sunguh kekayaan kuliner yang sangat berharga. Bayangkan saja, untuk makanan sejenis soto saja, masing-masing daerah memiliki cita rasa yang berbeda-beda. Soto Bandung misalnya, menggunakan lobak, berkuah kaldu dan bercita rasa ringan. Berbeda dengan Soto Betawi yang menggunakan kuah santan atau susu sehingga rasanya lebih gurih. Soto Pekalongan berbeda lagiatau yang populer dengan sebutan Tauto, umumnya menggunakan tambahan bumbu tauco yang membuat masakan beraroma lebih tajam dan lezat. Sedangkan Soto (sroto) Banyumas, menggunakan sambal kacang sehingga tekstur soto lebih gurih.
Ini Rahasianya
Kita sering penasaran dengan masakan yang lezat dengan hasil masakan terlihat menggiurkan.
Makanan yang lezat selalu diawali dengan pemilihan bahan dan bumbu yang segar dan berkualitas baik.
Teknik pengolahan yang benar serta penyajian yang menarik membuat hasil makanan menjadi semakin menggugah selera. Berikut tip mengolah masakan daerah yang benar:
1.     Bumbu Beraroma Mentah.
Kita sering mendengar istilah, masakan beraroma bumbu mentah, ini disebabkan karena saat menumis bumbu kurang matang. Penggunaan bumbu seperti kunyit, jahe, dan terasi sebaiknya dibakar sebentar sebelum dihaluskan agar aroma lebih wangi dan tidak beraroma mentah. Bumbu dari biji, seperti lada, ketumbar, adas, wijen dan, jintan sebaiknya disangrai terlebih dahulu agar aroma masakan lebih harum. Sedangkan bumbu segar seperti serai, dan lengkuas sebaiknya dimemarkan terlebih dahulu sebelum digunaan. Untuk bumbu yang berasal dari daun, seperti daun kunyit, daun jeruk, daun salam atau daun pandan, sebaiknya diremas hingga memar sebelum digunakan agar aroma bumbu lebih tajam.
2.     Kuah Sup Keruh dan Tidak Harum. 
Banyak para ibu yang mengeluhkan jika membuat sup, kuahnya keruh dan tidak beraroma harum. Untuk menghasilkan kuah sup yang jernih dan harum, gunakan campuran potongan tulang dan daging untuk membuat kaldunya. Rebus tulang-tulang untuk kaldu dengan api kecil hingga mendidih. Angkat dan buang air rebusan pertama. Ganti air dan didihkan kembali menggunakan api kecil. Air rebusan kedua inilah yang akan menghasilkan kaldu yang jernih, tidak terlalu berlemak, dan harum. Tambahkan potongan batang seledri dan batang daun bawang agar aroma sup lebih harum. Jangan menggunakan daun bawang atau daun seledri, karena klorofil daun ini akan menghasilkan kaldu kehijauan. Gunakan bagian batang yang berwarna putih, bagian batang ini aromanya lebih kuat dan menghasilkan kaldu yang jernih. Tumis bumbu seperti bawang, lengkuas, atau daun serai dengan sedikit minyak hingga harum. Tambahkan ke dalam kaldu, sengan cara ini, kaldu akan lebih harum dan lezat.
3.     Santan Pecah.
Jika kita membuat masakan berkuah santan, seperti opor ayam, soto betawi, sayur bobor, atau puding seringkali santan menjadi bergumpal atau pecah. Hal ini tentu akan membuat tekstur makanan menjadi tidak menarik. Cara mengatasinya adalah dengan merebus santan dengan api kecil dan terus diaduk hingga mendidih.
4.     Daging Terasa Liat.
Sedih memang, jika hasil masakan seperti rendang, sate, empal, atau gulai tekstur dagingnya terasa liat dan tidak empuk. Terkadang daging yang tidak empuk disebabkan karena salah metode memasak. Memotong daging yang benar adalah melawan serat, jangan searah dengan serat daging. Memotong daging searah serat akan membuat daging lebih liat. Cara lain membuat daging empuk adalah dengan membungkus daging dengan daun pepaya atau mencampur dengan potongan nanas sebelum dimasak. Daun pepaya yang dimemarkan sangat efektif mengempukan daging, ini karena di dalam daun pepaya mengandung enzim papain. Sedangkan potongan buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat mengempukan tekstur daging. Jika Anda ingin lebih praktis, penggunaan meat tenderizer yang banyak dijual dipasaran bisa menggantikan fungsi daun pepaya dan nanas.
5.     Bawang Goreng Melempem dan Berwarna Kusam.
rawon03Banyak masakan nusantara yang menggunakan bawang merah atau bawang putih goreng sebagai bahan bumbu atau taburan. Jika membuat sendiri, terkadang warnanya kurang cantik dan tidak renyah. Untuk membuat bawang goreng yang cantik, iris bawang dengan pisau tajam tipis-tipis. Rendam dalam larutan garam selama 30 menit, tiriskan. Goreng dengan minyak banyak. Dengan cara ini, bawang akan bercita rasa gurih, harum dan berwarna kuning kecoklatan.
6.     Masakan Over Cook.
Satu jenis masakan seperti sup sayuran misalnya menggunakan bahan yang berbeda-beda. Jika teknik pengolahannya tidak benar, sebagian bahan akan terlalu matang (lunak) sehingga dari sisi cita rasa, tekstur dan nutrisi tidak baik lagi. Agar hasil masakan maksimal, memasukan bahan masakan harus bedasarkan tingkat kematangannya. Seperti daging yang lebih lama matang harus dimasak terlebih dahulu, kemudian menyusul wortel, jagung pipilan dan brokoli. Jika sup menggunakan suun, sebaiknya seduh dengan air dingin hingga lunak. Suun tidak perlu dimasak, namun dimasukkan ketika sup masih panas dan sudah diangkat dari perapian.
7.     Masakan Terasa Cemplang/Hambar.
Banyak ibu yang mengalami hal ini, rasanya semua bahan dan bumbu sudah sudah dengan takaran yang benar. Proses pembuatan juga diikuti sesuai petujuk resep, namun hasil masakan terasa hambar. Jangan berkecil hati, untuk mengatasi masakan yang terasa hambar, tambahkan sedikit gula pasir, garam, dan air jeruk nipis atau sedikit cuka. Kombinasi bumbu ini akan membuat masakan terasa pas.
8.     Masakan Keasinan.
Mitos pingin kawin karena hasil masakan keasinan memang sekedar mitos. Faktanya adalah Anda memasukan bumbu garam terlalu banyak atau metode memasak yang salah. Jika Anda sudah terlanjur memasukan garam terlalu banyak, cobalah tambahan sedikit gula dan air jeruk nipis untuk mengurangi cita rasa asin. Namun umumnya para ibu salah dalam metode memasak sehingga masakan terasa asin. Masukkan garam sesaat sebelum masakan diangkat, memasukkan garam dari awal atau saat kuah masakan masih banyak membuat rasa asin garam terasa pas. Namun seiring lamanya proses memasak, air akan menguap dan membuat masakan terasa lebih asin. Jangan pernah menambahkan garam ketika merebus kacang hijau atau membuat bubur beras dari awal. Kacang hijau akan susah menjadi empuk dan butiran beras tidak akan pecah alias susah empuk.
9.      Agar Makanan Lebih Menggugah Selera.
empalTerkadang nafsu makan diawali indra pengelihatan. Masakan yang sederhana akan menimbulkan selera makan jika disajikan dengan wadah dan hiasan yang menarik. Karenanya, selalu tambahkan garnis sebagai sentuhan akhir masakan agar masakan terlihat lebih menarik dan menggugah selera.
 berikut resep-resep yang pernah saya coba :

Nasi Goreng Blue Band

BAHAN

  • Blue Band 1 sdm

  • Telur2 butir

  • Daun bawang1 batang. Potong

  • Wortel 50 gr. Potong dadu. Rebus sebentar

  • Nasi600gr

  • Royco ayam1 sdm

  • Bawang merah5 butir. Iris tipis

  • Bawang putih3 siung. Cincang halus

  • Kecap manis Bango1/2 sdm

  • Garam1/2 sdt atau secukupnya

  • lada1/4sdt

  • Gula1/2 sdt
Cara Memasak
  1. Panaskan Blue Band, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum dan matang
  2. Masukkan sosis, masak sebentar. Tambahkan telur, masak hingga matang lalu tambahkan daun bawang
  3. Masukkan nasi putih, Royco, garam, lada, gula, dan kecap Bango. Masak hingga semua bumbu tercampur rata dengan nasi. Angkat dan sajikan dengan telur mata sapi
Saran Penyajian
Sajikan dengan daun lettuce dan telur mata sapi
  • Disajikan untuk 2 orang
  • Waktu membuat: 10 menit


 AYAM GORENG SAUS MADU JAHE
 


Ayan Goreng Saus Madu jahe

Bahan-bahan Ayam Goreng Saus Madu jahe 

  • 3  buah paha ayam, potong-potong
  • 1 sendok makan light soy sauce
  • 1 sendok makan maizena
  • 3 cm jahe, iris-iris
  •  bumbu ayam goreng
  • Marinade:
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 4 sendok makan cuka beras3
  • Saus:
  • 3 sendok makan madu
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan light soy sauce 

Cara Membuat Ayam Goreng Saus Madu jahe 

  1. Beri bumbu marinade. Diamkan 30 menit. Campur ayam dengan light soy sauce, maizena. Goreng dalam minyak panas hingga matang dan kuning kecoklatan, angkat, tiriskan
  2. Tuang saus ke dalam wajan, tambahkan jahe. Masak ayam goreng dengan api kecil hingga meresap. kemudian Masukkan ayam goreng, campur rata, angkat.
  3. Hidangkan ayam goreng hangat hangat

 SAMBAL GORENG TEMPE ATI AMPELA

 

Bahan-bahan resep Sambal Goreng Tempe Ati Ampela

  • 5 pasang ati ampela, potong-potong
  • 1 papan tempe, potong kecil-kecil, goreng setengah matang
  • 10 buah cabai merah, buang biji, iris halus
  • 5 biji bawang merah, iris tipis
  • 1 tedung garam
  • 1 tedung penyedap rasa, jika suka
  • 1 tedung makan gula pasir
  • 300 cc santan dari 1/4 butir kelapa
  • Minyak goreng secukupnya

Membuat Sambal Goreng Tempe Ati Ampela

  • Tumis bawang merah hingga harum, masukkan cabai iris, ati ampela. Aduk rata
  • Beri santan, garam, penyedap rasa, gula pasir, tempe. Aduk rata, angkat
  • Hidangkan.
Sambal Goreng Tempe Ati Ampela 8 porsi


 AYAM KUKUS SAUS CABAI

ayam saus cabai
Bahan-bahan Ayam Kukus Saus Cabai

  • 4 paha ayam, potong jadi 2
  • 2 sendok makan air jeruk nipis
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • Garam, merica, pala secukupnya
  • Saus Cabai
  • 4 buah cabai merah, potong 1/2 cm
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 150 cc kaldu ayam
  • Minyak secukupnya untuk menumis
  • 1 sendok makan sagu
  • 4 sendok makan air
Bumbu:

  • 1 sendok makan kecap
  • 1/2 sendok teh minyak wijen
  • 1 sendok teh kecap ikan
  • Garam, gula secukupnya
Bahan untuk Saus:

Tumis bawang putih, cabai merah, sampai harum. Beri bumbu.
Beri kadu. Masak mendidih.
Kentalkan dengan larutan sagu. Masak sebentar.

Cara Membuat Ayam Kukus Saus Cabai

Paha ayam dicampur bahan lain. Kukus 45 menit.
Angkat dari kukusan. Hidangkan dengan siram saus.
Angkat dari api. Resep Ayam Kukus Saus Cabai Untuk 4 porsi
SUP DAGING KACANG POLONG
 
Bahan:
  • 350 ge kacang polong
  • 10 gr asparagus
  • 1 batang seledri, potong potong
  • 2 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
  • 1 ltr susu tawar cair
  • 60 krim pengental
  • 1 sdm margarine
Bumbu:
  • 40 gr bawang bombay, cincang
  • 1 batang seledri, iris halus
  • 1 sdt kaldu vegetarian
  • 1/2 sdt lada halus
  • 2 sdt gula pasir
Cara Membuat:
  • Panaskan margarin, lalu masukkan bawang bombay dan tumis hingga harum.
  • Tambahkan susu tawar cair dan kacang polong, aduk rata dan masak hingga mendidih.
  • Tambahkan kaldu vegetarian, garam, gula pasir, lada bubuk, asparagus dan daun seledri.
  • Masak kembali hingga matang.
  • Haluskan sup dengan menggunakan hand blender, lalu tambahkan larutan maizena dan krim kental.
  • Masak kembali hingga mengental.
  • Tuang sup dalam mangkok saji dan dinginkan didalam lemari es. Sajikan